Setiap tanggal 4 Desember, Gerakan Aceh Merdeka memperingati hari
kelahirannya (milad). Pada tanggal tersebut tahun 1976 ( 41 tahun silam), Hasan
di Tiro (Hasan Tiro) dan beberapa pengikutnya memproklamirkan gerakan perlawanan
kepada NKRI yang kemudian dikenal dengan GAM di daerah gunung Halimun, kawasan pedalaman
Tiro Pidie. Tujuannya adalah ingin memerdekan Aceh dengan sebutan Aceh-Sumatera
National Front’s (ASNLF). Mulai saat itu terjadi perlawanan bersenjata
antara GAM dengan pemerintah Indonesia.
Perlawanan senjata itu berlangsung lumayan lama. Selama itu banyak
cerita kemanusiaan yang memilukan. Bak sebuah perang, tentu saja korban jiwa,
harta dan sebagainya tidak dapat dielakkan. Selama konflik berlangsung, setiap
tanggal 4 Desember (bahkan menjelang dan pasca) menjadi waktu yang mencekamkan
bagi rakyat Aceh.







